Pengumpulan Data Statistik

Pita Kaset by Pexels

Setelah Anda mengetahui jenis data apa yang Anda butuhkan untuk studi statistik, tahap selanjutnya adalah penentuan pengumpulan data, pengumpulan data sendiri didefinisikan sebagai suatu proses untuk mengumpulkan dan mengukur informasi sehingga dapat mengidentifikasikan subjek atau kasus apa yang harus dipelajari dan variabel apa yang penting. Dan data bisa dikatakan sangat berharga, terlalu banyak informasi yang berat dan data sangat tidak berguna tergantung dari proses pengumpulan data.

Strategi Pengumpulan Data Statistik

Tidak ada strategi paling baik dalam pengumpulan data statistik, namun untuk menentukan strategi pengumpulan data ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti:

  • Apa yang ingin Anda ketahui? Apakah cerita atau angka?
  • Dimana data yang Anda inginkan berada? Apakah lingkungan, file atau orang?
  • Sumberdaya dan waktu yang tersedia.
  • Kompleksitas data yang ingin dikumpulkan.
  • Frekuensi pengumpulan data.
  • Bentuk analisa data yang diinginkan.

Selain strategi-strategi tersebut, Anda juga perlu memperhatikan aturan-aturan dalam pengumpulan data.

Aturan-aturan Dalam Pengumpulan Data Statistik

Aturan-aturan dalam pengumpulan data meliputi:

  • Gunakanlah beberapa metode pengumpulan data, dengan menggunakan beberapa metode, Anda dapat mengurangi resiko kehilangan data.

  • Gunakan data yang tersedia, tetapi Anda tetap perlu mengetahui:

    a. Bagaimana pendefinisan pengukuran terhadap data yang dikumpulkan?

    b. Bagaimana data dikumpulkan dan cleansing data.

    c. Tingkat data yang hilang.

    d. Bagaimana cara memastikan keakuratan data yang dikumpulkan?

  • Jika menggunakan data asli, ada beberapa yang perlu diperhatikan:

    a. Apakah data tersebut sensitif atau tidak?

    b. Lakukan pre-test data.

    c. Menetapkan prosedur dan ikuti prosedurnya.

    d. Catat semua tentang arti/definisi dan kode secara akurat.

    e. Memverifikasi keakuratan pengkodean input data.

Teknik Pengumpulan Data Statistik

Setelah menentukan strategi dan mengetahui aturan-aturan pengumpulan data, tahap selanjutnya adalah menentuka teknik apa yang tepat untuk pengumpulan data. Ada banyak teknik dalam pengumpulan data statistik, namun ada 4 yang sering digunakan yaitu:

1. Observasi

Dalam teknik ini, semua panca indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, pembau, perasa) dilibatkan langsung dalam pengamatan. Sehingga, Anda mendapat perspektif holistik yang membantu Anda memahami konteks di mana item yang dipelajari beroperasi atau berada. Teknik ini sangat sederhana, efektif dan efisien, selain itu, observasi tidak memerlukan pelatihan ekstensif dan tidak bergantung pada peserta lain. Contoh pengumpulan dengan observasi seperti, daftar periksa keamanan, inspeksi bangunan dan sebagainya.

Tetapi, observasi ini memiliki beberapa kelamahan yaitu cenderung dangkal dan tidak memiliki konteks yang dibutuhkan untuk memberikan gambaran yang lengkap.

2. Wawancara

Teknik wawacanra terbagi menjadi:

  • Wawancara tidak terstruktur, pada wawancara tidak terstruktur biasanya dilakukan untuk menggali isu awal, pertanyaan yang diajukan bersifat spontan dan langkah awal dari wawancara terstruktur.

  • Wawancara terstruktur, pada wawancara ini semua pertanyaan sudah disiapkan. Karena sudah dirancang apa yang dibutuhkan.

Untuk jenis wawancara, ada wawancara langsung dan tidak langsung. Wawancara tidak langsung memberikan Anda biaya yang kecil, kemudahan akses kepada siapapun untuk ikut dan memberikan anonimitas atau kerahasian identitas diri sehingga responden lebih terbuka dalam menjawab. Tetapi, penggalian data tidak bisa sebanyak wawancara secara langsung.

Kelebihan teknik wawancara adalah, Anda tidak perlu memerlukan literasi di pihak responden, dan memungkinkan Anda untuk mengungkap wawasan yang mendalam dalam mengklarifikasi dan menyelami jawaban responden, serta dapat mengumpulkan data nonverbal.

3. Kuesioner/Survei

Kuesioner adalah teknik yang sangat populer, karena biaya yang rendah dan dapat memberikan perspektif yang luas. Dan kuesioner dapat menjangkau orang lebih banyak, karena bisa dilakukan secara tatap muka, surat, telepon atau melalui internet.

Sedangkan survei sering digunakan ketika informasi dicari dari sejumlah besar orang atau tentang berbagai topik. Dengan survei, responden dapat memberikan jawaban singkat seperti ya/tidak, benar/salah, suka/tidak, skala, pilihan ganda atau pertanyaan terbuka lainnya.

Kelebihan dari kuesioner/survei adalah responden lebih fleksibel dalam mengisi kuesioner/survei dan dapat menjawab lebih jujur karena bersifat anonimitas. Sedangkan kekurangan dari kuesioner/survei adalah tingkat respon yang rendah, jawaban ambigu atai hilang dan keterlambatan respon karena fleksibelitasnya. Dan kuesioner memiliki sifat yang pasif sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan klarifikasi.

4. Fokus Grup

Atau lebih sering disebut FGD (Focus Disscussion Grup), FGD ini hampir sama dengan wawancara langsung, tetapi FGD lebih berfokus pada wawancara terhadap sebuah kelompok yang berisi orang-orang yang memiliki kesamaan. Dengan FGD, Anda bisa menambahkan elemen sosial dan menawarkan pemahaman yang lebih luas tentang mengapa suatu kelompok berpikir atau berperilaku dengan cara tertenntu.

Kelebihan dari FGD adalah Anda dapat memeriksa nilai-nilai budaya atau masalah lainnya. Walau begitu, FGD tetap memiliki kekurangan yaitu kurangnya privasi dan dominasi oleh satu atau dua orang dalam grup.

Selain 4 teknik diatas, masih ada teknik lain dalam pengumpulan data seperti, pengukuran langsung, percobaan laboratorium, penggunaan secondary data dan masih banyak lainnya. Jadi, pilihlah lebih dari satu teknik diatas karena tidak ada teknik "terbaik".

Karakteristik Data yang Baik

Setelah mengetahui teknik pengumpulan data, dan mendapatkan data. Apakah data yang Anda kumpulkan sudah baik? sebuah data bisa dikatakan baaik apabila memenuhi 4 kriteria berikut, yaitu:

  1. Relevansi

Apakah pengukuran data yang dikumpulkan berisi hal yang penting dan saling berhubungan? Hindari pengukuran data yang mudah tetapi utamakan pengukuran data apa yang dibutuhkan.

  1. Kredibilitas

Apakah pengukuran data yang dikumpulkan bisa dipercaya? apakah data tersebut masuk akal dan tepat untuk mendapatkan informasi apa yang dicari?

  1. Validitas

Apakah data tersebut valid? seberapa baik penangkapan informasi dari data tersebut?

  1. Reliabelitas

Seberapa tepat dan stabilkah suatu ukurann? dan apakah hasilnya tetap sama saat dilakukan percobaan berulan-ulang?

Referensi:

Data Collection

Data&Collection Methods

Top 6 Methods of Data Collection

Data Collection Techniques

Data Collection Tecnique

Otok, Bambang Widjanarko, Dewi Juliah Ratnaningsih. 2016. Pengumpulan dan Penyajian Data. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

comments powered by Disqus