Konsep Dasar Statistika dan Manfaat Statistika

Statistics by Pexel

Statistika atau Statistik? Secara sekilas, statistik dan statistika tidak memiliki perbedaan arti. Namun, kedua kata tersebut memiliki pengertian yang sedikit berbeda yang sangat berarti. Menurut KBBI, statistik adalah data yang berupa angka yang dikumpulkan, ditabulasi, digolong-golongkan sehingga dapat memberi informasi yang berarti mengenai suatu masalah atau gejala. Sedangkan statistika adalah sebuah ilmu mempelajari tata cara mengumpulkan, menabulasi, menggolong-golongkan, menganalisia, dan mencari keterangan yang berarti dari data yang berupa angka.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa statistik dan statistika saling berkaitan. Tetapi, cakupan statistika lebih luas daripada statistik, karena didalam statistika ada statistik. Jika diibaratkan sebuah laptop, laptop adalah statistika sedangkan komponen pendukungnya seperti keyboard, LCD, CPU dan lain-lain adalah statistik.

Populasi dan Sampel

Statistika sendiri tidak lepas dari populasi dan sampel, hal ini karena kegiatan statistika mengamati suatu objek atau melakukan pengukuran. Dengan adanya populasi atau keselurahan suatu objek baik yang terbatas maupun tak terbatas. Sedangkan sampel adalah bagain dari pengukuran atau perhatian dari populasi atau bagain kecil dari populasi yang dapat mewakili suatu populasi. Untuk mendapatkan sampel dalam suatu populasi dapat dilakukan dengan melakukan survei sedangkan untuk mengetahui suatu populasi dengan melakukan sensus. Seperti yang dilakukan oleh BPS tahun lalu, untuk mengetahui populasi penduduk Indonesia melakukan sensus penduduk. Dimana pada tahun lalu, penduduk Indonesia mencapai 270,20 juta jiwa. Sedangkan untuk sampelnya dapat diambil dari beberapa provinsi atau kota atau pulau yang memiliki jumlah penduduk terbanyak.

Klasifikasi Statistika

Statistika sendiri dapat diklasifikaikan menjadi 2, yaitu:

  1. Statistika deskriptif, statistika yang berhubungan dengan pengumpulan dan penyajian data, sehingga bisa memberikan suatu informasi baik secara numerik maupun grafis. Contohnya, sebuah toko bangunan memiliki data penjualan tiap bulan selama satu tahun. Agar toko mendapatkan info berapa rata-rata penjualan, bulan berapa penjualannya tertinggi dan terendah dan sebagainya. Atau dari data-data tersebut dibuatlah grafik seperti digaram batang untuk perbandingan penjualan bulanan. Nah, info dan diagram batangtersebut masuk kedalam statistika deskriptif.

  2. Statistika inferensia berhubungan dengan penggunaan sampel untuk membuat suatu prediksi, peramalan maupun membuat kesimpulan pada populai berdasarkan sampel yang diamati, hubungan antar variabel dan sebagainya. Misalkan, toko sebuah toko bangunan ingin mengetahui kualitas barang yang akan dijual, pihak toko melakukan pengujian beberapa sampel barang dalam toko dan mendapatkan data. Dari data yang didapatkan, pihak toko bisa melakukan uji hipotesis apakah barang yang akan dijual layak atau tidak untuk dijual ke konsumen.

Manfaat Statistika

Pada awalnya manfaat statistika hanya dimanfaatkan oleh pemerintah untuk aktivitas pemerintahan seperti contoh sensus penduduk yang dilakukan Pemerintah Indonesia tahun 2020. Hal ini tidak terlepas dari asal kata statistika dari bahasa Latin yaitu status yang dapat diartikan sebagai state atau negara. Namun, seiring berkembangnya zaman, statistika mulai digunakan diberbagai bidang. Seperti, bidang industri, bisnis, ekonomi, sosial, kesehatan, pertanian, lingkungan dan hampir seluruh bidang kehidupan ini membutuhkan statistika. Dan tentunya, yang dulu hanya dapat dilakukan oleh pemerintah, saat ini statistika dapat digunakan oleh masyarakat umum dalam kehidupan sehari-hari untuk mempermudah pencatatan dan analisa data. Terutama pada era Big Data sekarang, banyak data-data yang bertebaran dalam dunia maya yang dapat Anda manfaatkan untuk melakukan suatu analisa, semisal analisa sentimen suatu pasar atau perdagangan.

Dan berikut, manfaat secara umum dari statistika:

  1. Membuat catatan berupa data yang memiliki sifat sistematis dan matematis.
  2. Menyajikan data-data secara ringkas sehingga mudah dipahami dan dimengerti.
  3. Menyajikan perbandingan antar suatu data.
  4. Membantu dalam membuat kebijakan saat ini dengan memberikan data masa lalu.
  5. Menunjukkan tren maupun tendensi suatu permasalahan.
  6. Membuat kesimpulan secara ilmiah.
  7. Membuat perkiraan-perkiraan secara umum terhadap obyek yang luas.

Dari pengertian statistika, klasifikasi statistika, populasi, sampel dan manfaatnya cukup menarik bukan untuk belajar statistika lebih jauh lagi. Namun, sebelum itu Anda harus menentukan terlebih dahulu bidang mana yang Anda prioritaskan atau sesuaikan dengan ketertarikan Anda. Dengan begitu, Anda akan menjadi lebih ahli dalam bidang tersebut dan terasa menyenangkan.

Referensi tulisan dan Gambar:

comments powered by Disqus